Header Ads

Penggulingan Kalanick Menimbulkan Pertanyaan Nasib Uber Kedepannya

Setelah pertimbangan mendalam di internal Uber, akhirnya Co-Founder Travis Kalanick resmi mengundurkan diri sebagai CEO dibulan Juni, tanpa kepemimpinan yang jelas perusahaan ride-hailing terbesar di dunia dengan nilai $ 68 Milyar memasuki masa ketidakpastian.

Didirikan tahun 2009, Uber berada di bawah tekanan selama beberapa bulan mulai dari investor dan dewan yang menjadi perhatian bahwa perusahaan berada pada masalah hukum, tuduhan pelecehan seksual, gugatan oleh Google atas kekayaan intektual, protes konsumen di Prancis dan kasus pemerkosaan di India hanya beberapa dari masalh hukum yang dihadapi Uber beberapa tahun terakhir.

Kepribadian Kalanick juga sangat mempengaruhi keputusan investor untuk mendorong dia keluar, menurut beberapa laporan media cengkramanya pada manajemen Uber telah menjadi beban, fanomena yang juga telah diamati sebagai penurasaan "Unicorn"

"Kita semua ingat bagaimana Stave Jobs dipaksa mundur dari Apple, alasan yang cukup mirip dengan pengunduran duiri Travis" kata Hamid Bouchikhi seorang profesor manajemen dan enterpreuner di sekolah bisnis Prancis, sebenarnya ada banyak situsi dimana enterpreuner menjadi kendala untuk pertumbuhan dan kelansungan perusahaan sendiri

Sejak Januari, belasan lainya top executive Uber termasuk kepala keuangan juga tela pergi, perubahan besar yang sekarang diharapkan dalam pengelolaan perusahaan dengan 14.000 karyawan

Sampai ada CEO lainya yang bergabung, empat belas eksekutif Uber yang akan memimpin perusahaan diantara mereka. Co-Founder Garrett Camp juga seorang direktur mencoba untuk meyakinkan.

"Kami akan menggaji CEO terbaik, dan terus mendorong maju sehingga ada perubahan terbaik yang dibutuhkan" tulis Camp di akub twitternya, dan jauh lebih stabil dari pada perkiraan orang. kami masih disini, masih menjalankan perusahaan.

Kalanick bagaimanapun tidak benar-benar keluar seperti yang kita pikirkan, menurut Bloomberg dia masih memiliki 12% bagian perusahaan dan masih menduduki dewan direksi, secara pribadi masih memiliki sekitar $7,1 Milyar. - Chloe Domat